Filed under: Uncategorized
Tawarkan Pembangunan Berbasis Laut (http://www.republika.co.id)
Tanggal : 06 Mar 2009
Sebagai partai pendatang baru dalam pemilihan umum (pemilu), parpol baru memang harus membuat terobosan gagasan untuk meraih dukungan masyarakat. Jika yang mereka lakukan hanya hal-hal standar, jangan terlalu banyak berharap bisa meraih dukungan.
Upaya menawarkan gagasan baru juga dilakukan Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan). Tawaran parpol ini adalah perubahan paradigma pembangunan. Tawarannya adalah mengubah paradigma pembangunan berbasis daratan menjadi basis lautan.
Gagasan ini muncul dalam kegiatan pembekalan caleg Pakar Pangan. Pada pemaparan visi misi, seorang wakil dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Merry Waleleng, menandaskan, partainya harus mampu memperjuangkan perubahan paradigma pembangunan berdasarkan potensi objektif sumber daya alam atau sumber daya manusia.
”Kita telah keliru memilih paradigma pembangunan yang berbasiskan ekonomi daratan atau kontinental. Padahal, lebih dari dua pertiga wilayah Indonesia terdiri atas laut,” ungkap dia.
Dengan kondisi seperti itu, semestinya basis utama pembangunan adalah kelautan sehingga pembangunan pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur mengacu kepada kondisi objektif tersebut.
Atas gagasan itu, Ketua Umum DPP Pakar Pangan, M Yassin, yang juga mantan sekretaris jenderal (sekjen) Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas), punya pendapat yang sama. ”Saya sependapat dengan itu dan untuk mengubah paradigma pembangunan memang butuh perjuangan yang sangat luar biasa. Karya dan perjuangan harus benar-benar dipadukan,” ungkap Yassin.
Tawaran lain disampaikan oleh Sekjen DPP Pakar Pangan, Jackson Kumaat. Ia menawarkan Pakar Pangan akan menjadi parpol yang siap pasang badan demi keutuhan dan integritas NKRI, penghargaan terhadap kemajemukan bangsa, serta kebhinekaan sebagaimana nilai-nilai hakiki ideologi Pancasila.
Pakar Pangan tidak hanya akan memperjuangkan keutuhan dan integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga akan mengupayakan pembangunan pendidikan murah dan berkualitas. Bagi Pakar Pangan, persoalan di atas menjadi hal penting dalam upaya membangun bangsa yang gemilang.
”Sosialisasi dan program aksi telah berjalan. Kami tak mau hanya banyak omong, tetapi terus berkarya serta berjuang demi rakyat,” tandasnya.
Menyambut Pemilu 2009, Pakar Pangan telah melakukan pembekalan caleg. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 orang. Hebatnya, dari jumlah itu, hampir 40 persen di antaranya kaum perempuan
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>